Jumlah Honorer K2 Yang Akan jadi PPPK Masih Sangat Kurang

ONEPOIN.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR Nihayatul Wafiroh menilai kuota untuk honorer K2 yang akan diangkat menjadi PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) masih dinilai sangat kurang.
Kuota sebanyak 150 ribu yang akan diangkat menjadi PPPK lewat mekanisme seleksi dalam dua tahap, masih jauh dari jumlah honorer K2 yang ada saat ini.
Khusus pada tahap pertama sebanyak 75 ribu untuk honorer K2 guru, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian. Khusus guru yakni sebanyak 50 ribu.
"Sangat kurang, saya pikir sangat kurang. 150 ribu itu saya pikir baru guru saja ya. Belum lagi untuk yang tenaga kesehatan," jelas politikus yang biasa disapa dengan panggilan Ninik, di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Selasa (22/1).
Dia mencontohkan untuk tenaga bidan, itu yang usianya di atas 35 tahun jumlahnya masih ribuan. Sementara pengangkatan terakhir dilakukan pada tahun 2016 sekitar 39 ribu orang bagi yang berusia di bawah 35 tahun.
"Yang usia di atas 35 tahun belum karena kan kena syarat bahwa ASN tidak boleh lebih dari 35 tahun usianya. Jadi tidak bisa bergerak," jelas legislator PKB tersebut.
Oleh karena itu, dia berharap pada pemerintah supaya bisa membuat skema lagi supaya ini lebih banyak tenaga honorer baik dari tenaga kesehatan, guru dan teknis yang bisa diangkat menjadi PPPK.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jumlah Honorer K2 Yang Akan jadi PPPK Masih Sangat Kurang"

Post a Comment