Honorer K2 Jangan Terlalu Berharap Dengan Revisi UU ASN

ONEPOIN.CO.ID - Harapan para honorer K2 agar revisi UU ASN (Undang - Undang Aparatur Sipil Negara) segera tuntas tampaknya sulit untuk terwujud. Pasalnya, proses revisi UU Nomor Nomor 5 Tahun 2014 itu saat ini ngadat di DPR.
Panitia kerja yang dibentuk oleh Badan Legislasi sampai sekarang juga belum menerima daftar inventarisasi masalah (DIM) dari pemerintah.
Demikian yang disampaikan oleh Wakil Ketua Baleg DPR Firman Subagyo ketika dikonfirmasi Onepoin.co.id pada Kamis (17/1). "Ya sampai sekarang masih dalam proses, dalam pembahasan, tapi ya begitu lah. Belum selesai-selesai," katanya.
Saat ditanya apakah Panja Revisi UU ASN di Baleg sudah melakukan rapat kembali, Firman tidak memerinci. Namun dia menyebut bahwa pemerintah masih belum serius untuk melanjutkan pembahasannya.
"Ya pemerintah masih belum secara serius untuk membahas UU ini. Itu kan sudah masuk pembahasan tingkat satu, tapi hingga sekarang ini masih belum ada keputusan," jelas politikus Golkar itu.
Isu seputar dengan revisi UU ASN meredup pasca terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah menyatakan bahwa peraturan tersebut membuka peluang untuk pengangkatan honorer K2 bagi yang telah melampaui usia maksimal untuk menjadi PPPK dengan hak yang setara dengan PNS. Antara lain adalah guru honorer.
Sesuai dengan rencana, pemerintah akan mulai membuka seleksi calon PPPK awal Februari mendatang, dengan prioritas tiga formasi dari honorer K2. Ketiganya adalah guru, tenaga kesehatan dan penyuluh pertanian.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Honorer K2 Jangan Terlalu Berharap Dengan Revisi UU ASN"

Post a Comment