Syukurlah, MA Kabulkan Gugatan Guru Honorer Kepada Presiden dan Menpan-RB

ONEPOIN.CO.ID - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan sebagian dari gugatan guru honorer Kebumen soal PermenPAN-RB Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan CPNS 2018.
Sebelumnya, sebanyak 48 guru honorer Kabupaten Kebumen menggugat Presiden Joko Widodo dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin ke PN Jakarta Pusat.
Guru honorer menuntut janji Presiden Jokowi untuk memerhatikan nasib guru honorer saat menghadiri HUT PGRI dan Hari Guru Nasional di Stadion Bekasi pada bulan November 2017. Sudah setahun, janji tinggal janji.
Selain menggugat ke PN Jakarta Pusat, guru honorer juga mengajukan uji materi terkait Peraturan Menteri PANRB 36/2018. Mereka menilai syarat usia 35 tahun bertentangan dengan jiwa dan roh UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN.
"Alhamdulillah, gugatan kami ke MA dikabulkan sebagian," ungkap Dr Andi Asrun SH MH, pengacara guru honorer Kebumen yang dihubungi, Jumat (28/12).
Sayangnya, Dosen dari Fakultas Hukum Universitas Pakuan ini tidak memerinci putusan mana yang dikabulkan oleh MA. Alasannya belum menerima salinan putusan MA tersebut. Asrun hanya mengungkapkan, inti dari gugatannya adalah soal syarat menjadi PNS yang usianya dibatasi maksimal 35 tahun
Menurut dia, para tenaga honorer sudah bekerja antara 10 sampai 25 tahun mulai tingkat SD, SMP, dan SMA. Mereka dibayar dengan honor sangat murah Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu per bulan.
Besaran honor ini, lanjutnya, dapat dikatakan sangat tidak manusiawi. Sudah menerima honor sangat kecil masih dihambat ikut seleksi akibat syarat 35 tahun. "Syarat usia ini seharusnya diterapkan para fresh graduate. Bukan diterapkan kepada guru-guru yang telah bekerja lebih dari 10 tahun," terang Andi.
Dia juga menambahkan, bila pembatasan usia ini yang dikabulkan MA, otomatis sebanyak 735 ribuan guru honorer bisa mengikuti seleksi CPNS tanpa batasan usia. Selain itu rekrutmen CPNS 2018 untuk formasi khusus harus mengakomodir guru honorer 35 tahun ke atas.
"Ya jangan dibatasi usia merekalah. Kan mereka bukan pelamar baru. Walaupun sudah jalan, ya harus dilaksanakan tes tersendiri lagi untuk seluruh guru honorer. Jangan hanya yang muda tapi juga yang tua," pungkasnya.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Syukurlah, MA Kabulkan Gugatan Guru Honorer Kepada Presiden dan Menpan-RB"

Post a Comment