Soal CPNS Dari Guru Honorer, Ini Penjelasan Terkini Mendikbud

ONEPOIN.CO.ID - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, pihaknya tengah berusaha keras menuntaskan persoalan guru honorer yang belum diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Saat ini terdapat 736 ribu guru honorer yang belum diangkat menjadi CPNS.
Muhadjir mengaku sudah membicarakan terkait guru honorer dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Tujuannya agar jumlah guru honorer yang diangkat menjadi CPNS lebih banyak.
"Maka mulai tahun ini ada sebanyak 112 ribu guru yang diangkat lewat jalur CPNS," kata Muhadjir saat menjadi pembicara seminar "Kebijakan Penuntasan Guru Honorer K2" yang digelar Poksi X Fraksi Partai Golkar di DPR, Selasa (9/10). 
Muhadjir menjelaskan, Undang-undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengatur pembatasan usia CPNS maksimal 35 tahun. Padahal, kata dia, banyak guru honorer yang sudah berusia 35 tahun ke atas. "Ini menjadi sebuah masalah," katanya. 
Namun, kata tokoh Muhammadiyah itu, masih ada celah untuk mengangkat guru honorer yang sudah tidak memenuhi kriteria berdasar syarat usia. Yakni melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Menurut dia, batas usia 35 tahun tidak menjadi sebuah masalah dalam PPPK. Oleh karena itu saat ini pemerintah sedang menyiapkan payung hukumnya.
Muhadjir menjelaskan, nantinya akan ada peraturan pemerintah (PP) yang mengatur soal itu. Hanya saja, kini pembahasannya tengah dikaji oleh Kementerian Keuangan karena akan menyangkut dengan anggaran negara.
"Kalau kami (Kemendikbud) suka saja. Makin banyak diangkat makin senang," tuturnya. 
Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengharapkan Presiden Joko Widodo bisa menerbitkan PP itu secepatnya. "Nanti alokasinya berapa, lihat di Kemenkeu," cetusnya. 
Selain itu Muhadjir juga meminta maaf karena harus memegang aturan untuk mengangkat guru honorer menjadi CPNS melalui seleksi. Sebab, pengangkatan tanpa melalui seleksi justru akan menyalahi undang-undang.
"Yang pasti lolos tes dasar dulu, setelah itu yang lain akan dihitung," ujarnya. 
Muhadjir juga mengatakan, tentu tidak semua 736 ribu guru honorer diakomodasi menjadi CPNS. Sebab, formasinya hanya ada 112 ribu.
Karena itu dia mengharapkan skema PPPK bisa mengakomodasi guru yang tidak masuk lewat CPNS. "Mudah-mudahan di PPPK ada slot," tukasnya.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal CPNS Dari Guru Honorer, Ini Penjelasan Terkini Mendikbud"

Post a Comment