Mohon Sabar, Honorer Disiapkan Untuk Jadi Tenaga Kontrak

ONEPOIN.CO.ID - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) itu mendapat perhatian dari pemerintah pusat.
Setelah seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 ini selesai, segera dilaksanakan seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Mohon untuk sabar," tutur Muhadjir.
Saat ini, jelas menteri asal Wonosari, Kabupaten Madiun, tersebut, peraturan pemerintah (PP) penyelenggaraan seleksi PPPK ini tengah digodok di tingkat pusat sehingga setelah diterbitkan bisa menjadi dasar pelaksanaan seleksinya.
Baca juga : 

Para tenaga honorer yang tidak terakomodasi dalam seleksi CPNS tahun 2018 ini bisa mengikuti seleksi PPPK tersebut.
"Mudah-mudahan (PP) ini bisa segera mungkin keluar dan digunakan untuk penyelenggaraan seleksi PPPK," ujarnya.
Berbeda dengan seleksi CPNS yang dibatasi usia maksimal 35 tahun, PPPK memiliki rentang usia pengangkatan yang jauh lebih panjang.
Dua tahun sebelum memasuki masa pensiun bisa diangkat menjadi PPPK. Yakni maksimal usia adalah 56 tahun.
Berdasar PP 11/2017 tentang Manajemen PNS, batas usia pensiun pejabat fungsional adalah 5 tahun sehingga untuk para tenaga honorer yang usianya sudah lanjut bisa merasakan perubahan nasib menjelang masa tua mereka.
"Usia (pengangkatan PPPK) relatif longgar," tegas Muhadjir.
Namanya saja pegawai dengan perjanjian kerja, ada batasan masa kerja sesuai dengan kontrak. Tetapi, kontrak tersebut dapat diperpanjang hingga memasuki masa pensiun.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mohon Sabar, Honorer Disiapkan Untuk Jadi Tenaga Kontrak"

Post a Comment