Hanya Ada Dua Opsi Saja Buat Pemerintah Selesaikan Masalah Honorer K2

ONEPOIN.CO.ID - Anggota Badan Legislasi DPR RI Bambang Riyanto mengatakan, hanya ada dua opsi untuk menyelesaikan masalah honorer K2 (kategori dua). Pertama adalah mengangkat sebanyak 438.590 honorer K2 menjadi CPNS. Kedua, memberhentikan mereka menjadi honorer dan memberikan uang tanda jasa.
"Saya rasa ini yang terbaik bagi tenaga honorer K2 daripada status mereka digantung terus. Kasihan kan mereka bertahan dalam harapan-harapan semu dari pemerintah," kata Bambang kepada JPNN, Selasa (9/10).
Bagi politikus Gerindra ini, tawaran menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) bukan merupanan solusi bagi honorer K2. Menurutnya, honorer K2 hanya ingin menjadi CPNS, bukan jabatan lainnya.
Bila pemerintah tidak bisa mengangkat mereka menjadi PNS, lanjut Bambang, lebih baik diberhentikan saja mereka sebagai tenaga honorer.
"Lebih baik diberhentikan sekarang ketimbang dimatikan secara pelan-pelan. Ini tindakan yang sadis karena mereka disingkirkan setelah ada penggantinya," ucapnya.
Bila pemerintah masih punya itikad baik kepada semua tenaga honorer K2, Bambang menyarankan agar memberikan uang tanda jasa bagi mereka. Dengan dana tersebut, honorer K2 bisa menggunakannya untuk membuka usaha atau lainnya.
"Honorer K2 maunya tetap PNS. Pemerintah berat untuk memenuhinya. Sampai kapan pun enggak akan ketemu solusinya kalau pemerintah enggan menjadikan K2 PNS. Makanya, berhentikan saja K2-nya dan beri mereka uang tanda jasa," tandasnya.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hanya Ada Dua Opsi Saja Buat Pemerintah Selesaikan Masalah Honorer K2"

Post a Comment