Skenario Ini Ternyata Yang Menjadi Bukti Pemerintah Menyingkirkan Honorer K2

ONEPOIN.CO.ID - Pemerintah dinilai mencari-cari alasan untuk menyingkirkan honorer K2 (kategori dua) yang usia di atas 35 tahun. Sebab, sebanyak 438.590 honorer K2 ini mengabdi sejak muda dan menua demi negara.
“Kami kan pernah muda dan mengabdikan diri dengan tugas-tugas kami sampai usia tua. Kok usia kami disalahkan dalam setiap kebijakan pemerintah,” ujar Koordinator Wilayah (Korwil) Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Jawa Timur Eko Mardiono kepada JPNN, Senin (24/9).
Bila pemerintah tetap mengarahkan pada PPPK, Eko memprediksikan akan terjadi penolakan secara besar-besaran. Apalagi penyelesaian honorer K2 tua menunggu rekrutmen CPNS jalur umum mendatang ini selesai. Dari skenario ini menjadi bukti pemerintah memang ingin menyingkirkan honorer K2 yang sudah mengabdi puluhan tahun dengan upah murah.
“Wah, kalau PP PPPK diteken bisa ramai ini. Masalah honorer K2 belum selesai kok pemerintah sudah membuka rekrutmen untuk umum. Katanya tidak ada dana, ini pemerintah plintat-plintut,” ketusnya.
Dia mengimbau kepada pemerintah untuk melihat pengabdian honorer K2 di daerah. Honorer K2 sudah banyak membantu pemerintah dalam segala hal. Dengan biaya yang sangat sedikit, semua program pemerintah berjalan seperti ini.
“Sekarang sudah baik malah yang membuat baik dimasukan "kotak obat" P3K (PPPK). Apa dikira sudah berhasil dan tidak dibutuhkan lagi sehingga orang itu disingkirkan secara pelan-pelan. Ini tindakan sangat zalim,” sergahnya.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Skenario Ini Ternyata Yang Menjadi Bukti Pemerintah Menyingkirkan Honorer K2"

Post a Comment