Ditolak Jadi Cawapres, Ini Kata AHY

ONEPOIN.CO.ID - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak ambil pusing menanggapi sikap Persaudaraan Alumni 212 yang menolak dirinya tampil sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres tahun 2019.
Menurut AHY, setiap orang tentu punya pendapat masing masing. Oleh karena itu, putra sulung Ketua Umum DPP PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini merasa penolakan terhadap dirinya bukan sesuatu yang janggal.
"Setiap kelompok tentunya punya preferensi masing masing. Ini demokrasi, semua punya hak dan kebebasan yang sama," tutur AHY usai menyampaikan orasi di hadapan ratusan anak muda yang digelar di Djakarta Theater, Jakarta, Jumat (3/8) malam.
AHY menilai, yang terpenting saat ini lebih baik semua pihak berdiskusi terkait dengan hal-hal yang positif bagi kemajuan bangsa ke depan.
"Ikhtiar yang dilakukan oleh semua karena punya tujuan yang sama, yaitu mewujudkan Indonesia yang lebih baik lagi," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif mengatakan, tidak ada nama cawapres selain dua nama yang direkomendasikan oleh ijtimak ulama, yaitu Salim Segaf Al-Jufri dan Ustaz Abdul Somad (UAS).
"Jika harus Salim Segaf Al-Jufri atau Ustaz Abdul Somad yang ditunjuk sebagai calon wakil presiden dari Bapak Prabowo Subianto, maka wajib kepada partai koalisi untuk menjunjung tinggi keputusan ulama tersebut," kata Slamet Maarif.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ditolak Jadi Cawapres, Ini Kata AHY"

Post a Comment