PDIP: Negara Terbebani Oleh Honorer? Sudah Menjadi Tugas Negara Untuk Menyelesaikan Honorer K2

ONEPOIN.CO.ID - Anggota Komisi II DPR Komarudin Watubun Tanawani Mora menyesalkan adanya anggapan pengangkatan Honorer Katagori II (K2) yang membebani keuangan negara.
Dia menegaskan, tidak boleh ada anggapan seperti itu, karena sudah menjadi tugas negara untuk mengurusi rakyatnya. "Kata-kata begitu tidak boleh digunakan membangun rakyat," ujar Komarudin.
Legislator senior PDI Perjuangan itu mengingatkan bahwa negara tidak boleh bicara untung rugi terhadap warganya.
Menurut dia, jika perusahaan wajar bicara untung rugi. Tapi, kalau negara sama sekali tidak boleh bicara persoalan untung rugi soal rakyat.
"Kalau pelayanan kepada rakyat itu adalah kewajiban negara. Tugas negara melindungi rakyatnya termasuk honorer," tegasnya.
Dia mengatakan, seharusnya tidak boleh rakyat seperti halnya honorer diperlakukan seperti sekarang ini. Sampai saat ini nasib mereka untuk diangkat sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) masih belum jelas.
Karena itu, Komarudin meminta negara untuk segera menyelesaikan persoalan ratusan ribu honorer yang belum diangkat tersebut.
"Masa negara tidak bisa selesaikan urusan ini (honorer)?" tanya Komarudin.
Bagaimanapun, Komarudin menegaskan bahwa mereka sudah mengabdi lama kepada negara.
Sekecil apa pun pengabdian mereka, harus dihargai dan diperhatikan negara. "Mereka sudah laksanakan kewajiban, maka seharusnya mereka memperoleh hak-haknya," serunya.
Sumber : www.jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PDIP: Negara Terbebani Oleh Honorer? Sudah Menjadi Tugas Negara Untuk Menyelesaikan Honorer K2"

Post a Comment