Ketua DPR RI : Gaji Guru Honorer Dibawah UMK, Kemendikbud Gandeng Pemerintah Daerah Lakukan Pemetaan Terhadap Seluruh Guru Honorer di Indonesia

ONEPOIN.CO.ID - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyarankan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera menggandeng pemerintah daerah untuk melakukan pemetaan terhadap guru-guru honorer di seluruh Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh pria yang akrab disapa Bamsoet itu, mengingat gaji guru honorer di banyak daerah masih jauh di bawah upah minimum kabupaten/kota.
Menurutnya, harus ada upaya ekstra supaya para guru honorer digaji di atas UMK.

“Sekaligus mengecek dan mengevaluasi guru-guru yang masih menerima upah di bawah UMK,” kata Bamsoet di Jakarta, Sabtu (5/5/2018).

Ia menambahkan, pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) perlu dievaluasi karena juga sering dikeluhkan terlambat.

Padahal berdasarkan Peraturan Mendikbud Nomor 8 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah maka 15 persen dari dana BOS tersebut bisa digunakan untuk menggaji guru honorer.

Karena itu, pencairan dana BOS pun mestinya bisa tepat waktu. Bamsoet juga meminta kepada pemda lebih memperhatikan kesejahteraan guru.

“Terutama guru honorer, agar upah yang diterima dapat sesuai dengan jam kerja dan minimal sesuai dengan UMK setempat,” bebernya.

Lebih lanjut Bamsoet juga mengatakan, pemerintah sebaiknya membuat regulasi turunan mengenai guru atau tenaga pengajar honorer secara spesifik dari ketentuan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

“Agar guru atau tenaga pengajar honorer bisa mendapatkan perlindungan gaji dan fisik secara jelas,” pungkasnya.

Sumber : www.idhonorer.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ketua DPR RI : Gaji Guru Honorer Dibawah UMK, Kemendikbud Gandeng Pemerintah Daerah Lakukan Pemetaan Terhadap Seluruh Guru Honorer di Indonesia"

Post a Comment