PEMERINTAH AKAN LINDUNGI KEBERADAAN SUKU MANTE DI PEDALAMAN HUTAN ACEH

ONEPOIN.CO.ID - Sudah tahukah anda sahabat pembaca info Onepoin.co.id, bahwa Pemerintah Akan Lindungi Keberadaan Suku Mante Di Pedalaman Hutan Aceh. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Tereksposnya keberadaan Suku Mante di tengah hutan Aceh baru-baru ini melalui viralnya video yang diunggah oleh seorang warga pengendara trail, menimbulkan beragam reaksi. Banyak orang ingin memburu dan mencari tahu hingga ke hutan-hutan di Aceh yang dikhawatirkan dapat mengganggu kehidupan warga Suku Mante.
Suku Mante
Kementerian Sosial pun bahkan turun tangan dengan meminta Dinas Sosial Provinsi Aceh untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa keberadaan suku ini harus dilindungi bersama-sama.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pemerintah akan serius melindungi segenap warga negara Indonesia tak terkecuali warga Suku Mante yang tinggal di pedalaman hutan dan gua di Aceh. Perlindungan ini mencakup habitat, ekosistem, dan kearifan lokalnya sehingga akar budaya mereka tidak hilang.
"Suku Mante ini sudah ada sejak lama dan mereka berada di hutan dan gua. Andaikan menemukan, jangan diburu atau ditakut-takuti. Karena mereka juga manusia, sama seperti kita," tutur Mensos Khofifah dalam Pertemuan Forum Koordinasi Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil Tahun 2017 dengan tema bahasan Suku Mante, belum lama ini.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Antropolog Universitas Indonesia Prof Budhi Santoso, Antropolog Universitas Gajah Mada Prof Dr Sjafri Sairin, Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh Al Hudri, serta kesaksian Fauzan Adhim warga Aceh yang pernah berinteraksi dengan warga Suku Mante.
"Sebagai langkah awal dalam upaya perlindungan, saat ini Kemensos sedang menelusuri keberadaan warga Suku Mante untuk memastikan keberadaan mereka dan memperkuat ekosistem mereka. Tim kami juga tengah mengumpulkan hasil-hasil studi, kajian dan literatur tentang kondisi sosial budaya mereka untuk menentukan tindak lanjut yang akan dilakukan," papar Mensos. Dari pengakuan dari seorang warga Aceh Tengah, Fauzan, ia mengaku pernah berinteraksi dengan salah seorang warga Suku Mante pada tahun 2014. Saat itu, ia bahkan ditolong dengan ditunjukkan arah yang benar saat tersesat di hutan. Caranya dengan menggoreskan kuku jari tangannya di tanah ke kanan, ke kiri, atau lurus untuk menunjukkan jalan keluar dari hutan.
"Pak Fauzan juga pernah menemukan warga Suku Mante berjenis kelamin perempuan yang meninggal di hutan karena tangannya tertusuk sebuah jebakan untuk badak. Saat itu beliau salatkan jenazah dan menguburkannya di hutan. Jadi benar adanya mereka tinggal di dalam hutan. Maka saya imbau kita lindungi mereka, jangan diburu," papar Khofifah.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Hartono Laras mengungkapkan berdasarkan laporan dari Dinas Sosial Provinsi Aceh, Suku Mante tersebar di sebanyak 14 lokasi di Provinsi Aceh di antaranya di Kawasan Samarkilang Bener Meriah, Gunung Goh Pase Aceh Utara, Kaki Gunung Halimun Pidie, Hutan Pameu Aceh Tengah, Hutan Kappi Gayo Lues, dan lain- lain. Jumlah warga belum dapat dikonfirmasi secara pasti mengingat keberadaan mereka yang sulit terdeteksi.
"Dari ciri fisik mereka memiliki tinggi sekitar 90 cm, telapak kaki seperti manusia namun lebih lebar pada ujung jari, telinga agak runcing ke atas dengan bentuk muka bulat, berotot, perempuannya memiliki bulu halus di seluruh badan sementara pria tidak berbulu. Makanan mereka ikan, ayam hutan, lumut di bebatuan, Kumer (salak hutan), dan dedaunan," ujar Fauzan.
Mereka, lanjut Fauzan, memiliki kecenderungan sama seperti manusia, namun menghindar dari manusia jika merasa terganggu, sering ditemukan sendiri, suka mengintai kehidupan manusia, suka tanah yang becek, tidak menggunakan api dalam menjalani hidup. Serta di dalam hutan mereka tidak mengikuti koridor satwa sehingga tidak terekam di kamera trap yang dipasang di sejumlah titik di hutan Aceh oleh aktivis lingkungan.
"Lingkungan sekitar Suku Mante harus dijaga, karena suku ini merupakan aset bangsa yang harus dilestarikan. Bagi Kemensos, mereka adalah warga negara Indonesia dan harus kita berdayakan," kata Mensos Khofifah kembali menekankan.

Sumber : korpri.id

Demikian informasi yang bisa kami bagikan kepada rekan-rekan pembaca info Onepoin terkait dengan Pemerintah Akan Lindungi Keberadaan Suku Mante Di Pedalaman Hutan Aceh ini. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungan anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PEMERINTAH AKAN LINDUNGI KEBERADAAN SUKU MANTE DI PEDALAMAN HUTAN ACEH"

Post a Comment