Kejaksaan Agung Putuskan Tak Tahan Ahok

ONEPOIN.CO.ID-- Meskipun Kasus Penistaan Agama yang menjerat tersangka Gubenur Non-Aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah diserahkan kasusnya oleh Mabes Polri ke Kajaksaan Agung namun ada yang janggal Ahok tidak dipenjarakan Juga, berikut alasan Ahok masih tidak ditahan.

Kejaksaan Agung (Kejagung) memutuskan untuk tidak menahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam proses tahap dua penyerahan barang bukti dan tersangka oleh Bareskrim Polri.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung M.Rum, alasan tidak ditahannya Ahok merujuk pada keputusan Bareskrim Polri yang membebaskan Ahok.

"Memang terhadap tersangka ini tidak dilakukan penahanannya. Alasannya pertama, penyidik sudah melakukan pencegahan (cekal). Sesuai SOP di kami, kalau penyidik tidak menahan, maka kami juga tidak," kata Rum di Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (30/11).

Kedua, lanjut dia, karena alasan subjektif dan objektif. ‎JPU melihat Ahok termasuk orang yang patuh hukum, sehingga Kejagung tidak menahannya.

"Pendapat peneliti menyatakan bahwa tidak dilakukan penahanan. Tersangka juga selalu kooperatif," terang dia.

Sementara itu, mengenai barang bukti yang diserahkan pihak kepolisian terkait kasus penodaan agama sebanyak 51 item.

Dia berjanjia kejaksaan akan mempercepat penyusunan surat dakwaan sehingga segera disidangkan.

Surat dakwaan nanti disusun jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Yang pasti segera dilimpahkan ke pengadilan. Bisa nanti, bisa besok, bisa seminggu," pungkasnya.
Sumber: jpnn.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kejaksaan Agung Putuskan Tak Tahan Ahok"

Post a Comment