Mantan Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Diadukan FSA HMI Ke Bareskrim Polri

ONEPOIN.COM - Sudah tahukah anda sahabat pmbaca Onepoin.com bahwa Sekelompok orang yang mengatasnamakan Forum Silaturahmi Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (FSA HMI) melaporkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ke Bareskrim Polri, Kamis (10/11). Namun, laporan mereka belum teregister di Bareskrim Polri.

Ketua Koordinator FSA HMI Mustaghfirien menyampaikan jika pihaknya memperkarakan pidato SBY di kediamannya pada 2 November lalu. Menurutnya, pidato tersebut cenderung memprovokasi umat muslim sehingga terjadinya demo 4 November.
Gambar Ilustrasi

‎"Penyampaian pidato SBY yang memberikan kesan cinta damai dan menolak kerusuhan. Namun setelah dipelajari kembali, ternyata terdapat pernyataan yang diduga dapat dikualifikasi sebagai bentuk mengandung hasutan dan penyebaran kebencian terhadap etnis dalam hal ini Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) selaku kandidat calon Gubernur DKI," kata dia usai mengadukan SBY ke kantor sementara Bareskrim Polri, kompleks Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat.

Mustaghfirien menilai, jika pidato SBY terkesan mendorong umat muslim untuk tetap berdemo jika kasus Ahok tidak ditindaklanjuti. Dia juga menggarisbawahi penggunaan kata 'Lebaran Kuda' dalam pidato SBY.

"Hal ini bisa dilihat dari perumpamaan kata lebaran kuda yang digunakan sebagai padanan yang tidak mungkin berhenti menuntut apabila keinginan demonstran tidak didengar," kata dia.

Hal tersebut, lanjut dia, sebenarnya tidak boleh dilakukan oleh seorang yang pernah menjabat sebagai presiden. Sebab, sebagai salah satu pemimpin bangsa, SBY seharusnya bertindak mententeramkan bangsa. Padahal negara ini adalah negara hukum. Yang dimana proses hukum harus dijalankan dulu dan Ahok belum dinyatakan sebagai tersangka. SBY juga menyampaikan pernyataan agar 200 juta masyarakat Indonesia jangan sampai tersandera oleh satu orang, yang dimaksud adalah Ahok," jelas dia.

Dia juga menuding bahwa pidato SBY terkesan politis untuk kepentingan kandidat tertentu di Pilkada DKI khususnya. Karena itu, dia mengadukan SBY ke Bareskrim dengan mengajukan Pasal 160 KUHP yakni tentang Penghasutan Dengan Lisan.

‎"Dia menyampaikan lebaran kuda, sampai lebaran kuda pendemo akan tetap berdemonstrasi kalau Ahok tidak diadili. Menurut saya ini harus diusut karena sangat politis, karena itu jadi rusuh dan ada adik-adik kami yang ditangkap dengan dalih memprovokasi," tegasnya.

Namun demikian, dia juga mengakui bahwa Bareskrim belum menerima laporan yang diajukan. Dia berdalih, Bareskrim Polri akan menerima laporannya setelah polemik penistaan agama Ahok mereda.

"Baru diterima laporan kami. Belum laporan, baru diterima, mengingat situasi dan kondisi yang terjadi di sini. Sudah terlalu banyak laporan. Barang buktinya berupa video pidato," pungkasnya.

Sumber : http://www.jpnn.com

Silahkan berikan kritik dan saran anda terkait dengan informasi Mantan Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono Diadukan FSA HMI Ke Bareskrim Polri ini pada kolom komentar dibawah. Jika bermanfaat silahkan bagikan melalui Facebook dan Google+. Terima Kasih atas kunjungan anda.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mantan Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Diadukan FSA HMI Ke Bareskrim Polri"

Post a Comment