Elektabilitas Petahana Jeblok, 70% Warga di Jakarta Nyatakan Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok 'Bersalah'

ONEPOIN.CO.ID - Kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sangat mempengaruhi elektabilitas pasangan petahana Pilkada DKI Jakarta, Ahok dan Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).
Dari hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI), elektabilitas Ahok-Djarot saat ini sudah di bawah 30 persen, yaitu di angka 24,6 persen.

Alasannya, pertama dari anjloknya elektabilitas Ahok-Djarot adalah efek dari kasus dugaan penistaan agama yang menjerat Ahok.
LSI mengungkapkan, 70 persen warga ibu kota menyatakan Ahok bersalah atas kasus tersebut.


Jika lebih dikerucutkan lagi berdasarkan afiliasi warga ke organisasi-organisasi Islam, ditemukan bahwa mayoritas warga Muhammadiyah (85,7 persen), Nahdlatul Ulama (85 persen), dan Persatuan Islam (75 persen) menyatakan Ahok bersalah.
“Sementara, FPI dan Ikhwanul Muslimin sepakat 100 persen Ahok salah,” kata peneliti LSI, Adjie Alfaraby, saat merilis survei terbaru di Kantor LSI, Jalan Pemuda nomor 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (10/11).

Selain itu juga, tingkat kesukaan warga terhadap Ahok juga terus mengalami penurunan. Dari 71,3 persen di bulan Maret, merosot jadi 68,9 persen di Juli, dan tersisa 58,2 persen di bulan Oktober.
“Pada bulan ini, tingkat kesukaan warga kepada Ahok berada di bawah 50 persen, atau 48,3 persen saja,” tambah Adjie.

Untuk yang terakhir, yang membuat elektabilitas Ahok merosot adalah masalah personality dan kebijakan yang diambil Ahok.
Mantan bupati Belitung Timur tersebut dianggap memiliki kepribadian yang dipersepsikan sangat arogan oleh publik.
“Kebijakan penggusuran dan reklamasi yang dipersepsikan membela pemodal dan persepsi Jakarta tidak akan stabil jika Ahok memimpin kembali, turut menyumbang kemerosotan elektabilitas Ahok,” ujarnya.

Survei kali ini dilakukan pada tanggal 31 Oktober hingga 5 Oktober 2016 di Jakarta.
Survei juga dilakukan secara tatap muka terhadap 440 responden yang dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling. Margin of Error survei ini plus minus 4,8 persen.

sumber : fajar.co.id

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Elektabilitas Petahana Jeblok, 70% Warga di Jakarta Nyatakan Basuki Tjahaja Purnama Alias Ahok 'Bersalah'"

Post a Comment