Miris !! Sebanyak 28 Desa di Kalimantan Utara Dapat Listrik Gratis dari Malaysia. Pemerintah Indonesia Kemana??

Permasalahan kesejahteraan yang merata belum sama sekali dirasakan oleh seluruh warga Negara Indonesia. Masih banyak kesenjangan yang terjadi dan masih sangat dibutuhkan perhatian Pemerintah untuk betul-betul menangani permasalahan ini terutama di daerah-daerah perbatasan. Menurut informasi yang kami lansir dari posmetro.com bahwa terdapat sebanyak 28 Desa di Kalimantan Utara yang malah mendapatkan listrik dari Pemerintah Malaysia, dalam hal ini kemana Pemerintah Indonesia??
Anggota Komisi VII DPR RI dari fraksi Nasdem Ari Yusnita mengungkapkan, masih banyak daerah di perbatasan Indonesia yang belum mendapatkan listrik.

Demikian disampaikan Yusnita menanggapi belum maksimalnya penyediaan listrik bagi masyarakat di daerah perbatasan.
Seharusnya, lanjut dia, persoalan tersebut bisa diselesaikan segera oleh pemerintah. Jika tidak, katanya, daerah tersebut berpotensi diambil alih negara lain.
"Pemerintah harus bisa menyelesaikan masalah pemerataan listrik di daerah perbatasan, terlebih lagi saat ini saya mendengar kabar, ada satu daerah di Kaltara (Kalimantan Utara) tepatnya di kabupaten Nunukan yang mendapatkan listrik gratis dari Malaysia," ungkap dia di DPR RI Jakarta, Senin (25/07/2016).
Untuk itu, lanjut dia, dirinya meminta pemerintah, terutama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM ), segera menindaklanjuti kabar tersebut.
Dalam hal tersebut, ungkap dia, ada 28 desa yang berpotensi diambil Malayasia.
"Kementerian ESDM harus segera menindaklanjuti kebenaran kabar tersebut. Sebab, ada 28 desa di kabupaten, Nunukan,  Kalimantan Utara yang berpotensi diambil oleh Malaysia jika tidak segera diperhatikan," terang dia.
Demikian informasi yang kami sampaikan, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua dan terima kasih.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Miris !! Sebanyak 28 Desa di Kalimantan Utara Dapat Listrik Gratis dari Malaysia. Pemerintah Indonesia Kemana??"

Post a Comment